新闻是有分量的

Singapura sanggah银行hambat nasabah ikut amnesti pajak

2016年9月16日下午2:56发布
2016年9月16日下午2:56更新

Pengusaha Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto(kanan)menunjukkan tanda terima surat pelaporan harta usai melaporkan harta kekayaannya di Kantor Wilayah(Kanwil)Pajak Besar IV Sudirman,Jakarta,pada Kamis,9月15日。 Tommy yang saat ini memiliki bisnis properti dengan nama PT Kencana Graha Optima,serta memiliki PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk yang didirikan sejak 1984,mendaftarkan diri sebagai peserta program pengampunan pajak(tax amnesty)。 Foto oleh Antara / Yudhi Mahatma / ama / 16

Pengusaha Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto(kanan)menunjukkan tanda terima surat pelaporan harta usai melaporkan harta kekayaannya di Kantor Wilayah(Kanwil)Pajak Besar IV Sudirman,Jakarta,pada Kamis,9月15日。 Tommy yang saat ini memiliki bisnis properti dengan nama PT Kencana Graha Optima,serta memiliki PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk yang didirikan sejak 1984,mendaftarkan diri sebagai peserta program pengampunan pajak(tax amnesty)。 Foto oleh Antara / Yudhi Mahatma / ama / 16

雅加达,印度尼西亚 - Pemerintah Singapura menyanggah laporan media bahwa bank-bank swasta di negaranya menghalang-halangi klien yang ingin mengikuti program pengampunan pajak dari Pemeritah Indonesia。

“Menjawab pertanyaan media,MAS mengatakan hari ini bahwa pihaknya telah memberitahu bank-bank di Singapura untuk mendorong klien mereka menggunakan kesempatan yang ditawarkan program pengampunan pajak untuk membenahi masalah pajak mereka,”kata Kedutaan Besar Singapura di Jakarta melalui akun Facebooknya。

“银行银行(di Sigapura)juga dituntut untuk mematuhi peraturan金融行动特别工作组mengenai标准pengisian laporan transaksi yang mencurigakan ketika menangani kasus-kasus amesti pajak,”kata pernyataan tersebut。

Beberpa media di Indonesia melaporkan pada Kamis dan Jumat bahwa bank-bank swasta di Singapura melaporkan ke kepolisian setempat nama-nama nasabah yang mengikuti program pengampuan pajak dari pemeritah Indonesia。

Menurut pemeritah Singapura,新加坡金融管理局(MAS)juga telah memastikan bahwa keikutsertaan klien bank dalam program amnesti pajak tidak akan dipakai sebagai alasan untuk investigsi kriminal di Singapura。

“Polisi Singapura mulai melakukan investigasi hanya ketika ada alasan untuk mencurigai bahwa sebuah tindakan kriminal telah terjadi sesuai dengan undang-undang kami,”kata pernyataan tersebut。

Sejak 1 Juli 2016,pemerintah印度尼西亚menerapkan amnesti pajak untuk harta yang belum dilaporkan sampai tahun pajak yang berakhir 31 Desember 2015.Selama program tersebut,para wajib pajak didorong untuk melaporkan harta mereka - termasuk yang disimpan di luar negeri - ke Direktorat Jenderal Pajak untuk mendapat pengampunan pajak。 Sebagai gantinya,mereka harus membayar uang tebusan antara 2 persen sampai 10 persen。

计划amnesti pajak itu akan berakhir pada 31 Maret 2017. - Rappler.com